Nasihat Imam An-Nifary ra. – Makna Al-Islam

Sahabat,

Imam An-Nifary ra. yang bernama lengkap Muhammad ibnu Abd Jabbar bin al Husain an-Nifary, dikenal tidak hanya sebagai seorang sufi saja. Dunia kesusastraan telah menempatkan diri beliau dalam pada puncak kemasyhuran. Kehidupan tokoh ini sulit terlacak. Di duga beliau dilahirkan di Basrah Iraq dengan tanggal dan tahun yang sulit ditemukan. Minimnya data disebabkan oleh pribadi an-Nifary. Sang sufi dikenal sebagai seorang yang suka menyendiri. Disamping itu keseharian beliau lebih dikenal sebagai sosok pengelana.

Salah satu nasihat Imam An-Nifary ra yang terdapat dalam terjemahan kitab Al-Mawaqif wa Al-Mukhaathabah  menjelaskan makna Al-Islam.

Allah berseru kepada hamba-Nya:

“Hendaklah engkau berserah-diri kepada-Ku dengan sepenuh hatimu, dan menyerah kepada para perantara dengan tubuhmu,agar engkau bersama-Ku dengan kemauan kerasmu, dan bersama selain-Ku dengan akal-budimu.

Maka engkau senantiasa menghimpun kemauan kerasmu atas-Ku, tiada bagian bagi selain-Ku terhadap dirimu kecuali hanya kehadiranmu bersamanya, dengan akal-budimu saja,

maka jangan engkau bersuka ria atas karunia yang dianugrahkan-Nya kepadamu dan terburu-buru marah kepada orang yang menyakiti hatimu, jangan pula bermegah karena kejayaanmu dan menepuk dada menyombongkan ilmumu.

Waspadalah, jangan terpedaya oleh karunia-Ku dan jangan putus harapan karena ujian-Ku, dan jangan terlena bermanja-manja dengan sesuatu selain-Ku.

Laksanakan saja apa yang menjadi perintah-Ku tanpa menoleh ke belakang, jika demikian hal(kondisi ruhani)mu sama dengan malaikat-Ku yang teguh taat.

Bila engkau berlengah-lengah menanti perintah-Ku -sedang engkau sebenarnya sudah mengetahuinya-,  maka yang demikian itu hal-mu secara terang-terangan melanggar perintah-Ku.”[]

 

 

Sumber Tulisan:

1. Diketik ulang dari buku terjemahan kitab Al-Mawaqif wa Al-Mukhaathabah, Melihat Allah, Mustafa Mahmoud alih bahasa oleh Abu Bakar Basymeleh dan Ibrahim Mansyur, PT Bina Ilmu, Surabaya, tanpa keterangan tahun.

2. http://ahmedelkariem.blogspot.com/2010/01/nifari-pengelana-sufi-dari-iraq.html

Sumber Gambar:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: