KH Muhammad Nur – Pendiri Ponpes Langitan Tuban

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:6vrDBtyeTYm56M:http://www.nu.or.id/tfiles/Image/news/id/news21212821156.jpg

Salaam Sahabat…

Kembali, dalam rangka menelusuri dan meneladani para Pejuang Islam, kali ini kami sajikan seringkas Kisah Salah Seorang Kekasih Allah yang dalam kiprah hidupnya pernah mendirikan surau yang akhirnya menjadi suatu Pondok Pesantren yang melahirkan para pejuang Islam di Nusantara ini.

Selamat Mengkaji…

Ponpes Langitan Tuban
Keberadaan Pondok Pesantren Langitan awalnya adalah hanya sebuah surau kecil, kini telah berkembang pesat menjadi sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas dan populer di kalangan masyarakat luas baik skala nasional maupun internasional. Prestasi gemilang ini tidak lepas dari jasa para pengasuh yang dengan keikhlasan dan komitmennya yang tinggi telah mencurahkan segala potensi untuk kemajuan dan perkembangan pondok pesantren.

Keluhuran budi dan keperibadian para pengasuh Poldok Pesantren Langitan sungguh patut menjadi teladan dan tuntunan bagi semua insan. Selain memiliki kapabilitas ilmu agama yang mumpuni, mereka juga dengan tekun mengamalkannya dan berjuang menegakkan syari’at Islam.

Kami yakin “Biografi Ringkas Lima Pengasuh Pondok Pesantren Langitan” ini akan banyak bermanfaat dan memberikan pelajaran berharga bagi kita semua, terlebih dengan disebutkannya orang-orang shalih, maka rahmat pun turun.

K.H. Muhammad Nur
Lembaga pendidikan sekarang ini dahulunya adalah hanya sebuah surau kecil tempat muassis pertama KH.Muhammad Nur mengajarkan ilmunya iepada sanak saudara dan tetengga dekatnya.

Hadratussyekh KH. Muhammad Nur adalah keturunan seorang kiai dari Desa Tuyuhan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, dan jika dirunut lebih ke atas lagi maka beliau adalah juga termasuk keturunan Mbah Abdurrahman, Pangeran Sambo. Beliau mengasuh Pondok Pesantren Langitan ini selama kurang lebih 18 tahun (1852-1870 M.). Cita-cita luhur dan semangat beliau dalam membidani berdirinya pesantren ini nampaknya cukup membuahnya hasil yang signifikan, terbukti dengan tampilnya putra-putri beliau dalam mengemban amanat sekaligus menjadi pemimpin umat setelah beliau wafat pada Hari Senin, 30 Jumadil Ula 1297 H. dan dimakamkan di komplek pesarehan Sunan Bejagung lor Tuban.[]

Kami haturkan terima kepada pengasuh situs resmi Ponpes Langitan Tuban (http://langitan.net), semoga Allah membalas dengan balasan yang sebaik-baiknya. amin.

Sumber Tulisan:

http://langitan.net/?page_id=68

Sumber Gambar:

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:6vrDBtyeTYm56M:http://www.nu.or.id/tfiles/Image/news/id/news21212821156.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: