Imam Ali bin Abu Thalib Berbicara Tentang Penciptaan Langit, Bumi dan Malaikat

Sahabat,

Rasulullah saw menyatakan bahwa Sayyidina Ali bin Abu Thalib kw. adalah sebagai “pintu ilmu beliau”, maka tidaklah heran kalau uraian kalimat Sayyidina Ali kw. menjadi penjelas yang memudahkan kita memahami ajaran Rasulullah saw. Kali ini kami haturkan tulisan yang kami ketik ulang dari buku terjemah Nahjul Balaghah, sebuah kitab yang berisi kumpulan khotbah, wasiat, serta nasihat Sayyidina Ali kw. Semoga bermanfaat.

“Segala puji bagi Allah yang tiada pembicara mana pun mampu meliputi segala pujian bagi-Nya.Tiada penghitung mana pun mampu┬ámencakup bilangan nikmat karunia-Nya. Tiada daya-upaya bagaimanapun mampu memenuhi kewajiban pengabdian kepada-Nya. Tiada pikiran┬ásejauh apa pun mampu mencapai-Nya, dan tiada kearifan sedalam apa pun mampu menyelami hakikat-Nya.

Sifat-Nya tidak terbatasi oleh lingkungan, tidak terperikan oleh ungkapan, tidak terikat waktu, dan tidak menjumpai kesudahan.
Dicipta-Nya semua makhluk dengan kuasa-Nya. Ditebarkan-Nya angin dengan rahmat-Nya. Ditenangkan-Nya getar bumi dengan gunung-gunungnya.

Adapun pokok pangkal agama adalah makrifat tentang Dia (Allah). Namun takkan sempurna makrifat tentang-Nya kecuali dengan tashdiq (pembenaran) terhadap-Nya. Takkan sempurna tashdiq terhadap-Nya, kecuali dengan tauhid dan keikhlasan kepada-Nya. Takkan sempurna keikhlasan kepada-Nya kecuali dengan penafian segala sifat dari-Nya.

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: